Bobotoh Fisabilillah Akan Gelar Tahlilan, Untuk Ke – 7 Hari Wafatnya Haringga

BISNIS PURWAKARTA – Pascatewasnya seorang suporter Persija, Haringga Sirilla (23), yang dikeroyok secara brutal oleh oknum pendukung Persib atau Bobotoh di luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bobotoh Fiisbiilillah Purwakarta akan mengadakan tahlilan, Jumat (29/9/2018) malam.

“Rencananya, tahlillan dilangsungkan di Mako bobotoh Fiisbiilillah, Kp. Pesantren Cipulus RT 07/03, Desa Nagrog, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta,” kata Ketua yang juga pendiri Bobotoh Fiisbiilillah, Moh. Idris Wikarso, Rabu (26/9/2018).

Lanjut dia, apapun alasannya yang namanya kekerasan apalagi sampai menghilangkan nyawa sesorang tidak dibenarkan. Itu wajib diproses secara hukum karena murni tindak pidana.

“Saya sangat berduka cita atas meninggalnya suporter Persija. Bagaimanapun, dalam situasi seperti ini, secara kemanusiaan, saya pribadi memohon maaf kepada keluarga korban dan rekan-rekan The Jak Persija,” ujar Idris.

Dia menjelaskan, permusuhan atau rivalitas abadi harus dijaga. Tapi, itu rivalitas dalam tanda kutip. Artinya, rivalitas dalam motivasi untuk prestasi harus menjunjung tinggi sportivitas dan hanya 2 kali 45 menit saja.

“Ini terjadi mungkin kurang pembinaan dari unsur-unsur terkait. Untuk siapa yang salah, menurut kami tidak bisa menjustifikasi siapa yang salah. Alangkah baiknya kita sebagai supertor club sepak bola berintropeksi bersama dan mulai melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Idris.

“Mungkin solusinya harus ada pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap suporter melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat mempersatu antarsuportor se-Indonesia,” pungkas Idris. (jn)

(Idris Wikarso, Imam Besar Bobotoh Fisabilillah)

Bagikan: