GMNI Purwakarta Minta KNPI Lebih Progresif

Bisnispurwakarta.com – KNPI Purwakarta harus lebih produktif dalam mengemban tugas, agar lebih berkembang dari periode yang sebelum nya, (17/12).

Dalam hal ini banyak yang harus di perbaiki di dalam sistem program dari pada tugas KNPI pada periode sekarang, salah satu nya fasilitas sekretariat yang harus di benahi, dan pergerakan di dalam kepemudaan.

Andri ketua DPK GMNI Cabang Purwakarta memberikan saran dan dorongan kepada KNPI ketika di wawancarai bisnispurwakarta.com

“Saya mewakili seluruh kader GMNI cab purwakarta mengucapkan selamat kepada ketua terpilih Asep Supriatna, yang sudah di tetapkan pada musda kemarin pada tanggal 15-16 desember 2018, Semoga bisa menjadi kepercayaan terhadap OKP-OKP lain nya dalam melaksanakan tanggung jawab nya sebagai ketua DPD KNPI purwakarta”

Dalam hal ini GMNI cab purwakarta memberikan program khusus kepada ketua dan pengurus KNPI untuk bisa merealisasikan ruang publik bagi para pemuda di purwakarta, dan mendorong pemerintah agar bisa saling bersinergi dalam melakukan program tersebut

“Tujuan nya yaitu agar para pemuda di purwakarta ini khusus nya bagi yang belum bekerja dan susah untuk mendapatkan pekerjaan bisa ikut dalam program ruang publik, ruang publik ini nanti nya harus ada wadah dan fasilitas kebutuhan alat keterampilan yang bisa di pergunakan untuk dijadikan alat usaha nya, seperti contoh usaha sablon yang di butuhkan yaitu alat penyablonan, usaha menjahit yang di butuhkan mesin jahit”.

 

Dari Itu, lanjut Andri. Kita bisa melihat bahwa akan terlaksana nya sistem ekonomi kerakyatan, bahwa sistem seperti ini lah banyak dampak positif bagi para pemuda yang ada di purwakarta, dan bisa mengurangi angka pengangguran, karena di purwakarta sendiri setelah saya banyak advokasi kepada masyarakat khusus nya para pemuda.

 

Sebagai Penutup Andri Mengetakan, “Banyak pemuda yang kreatif dan berkarya dengan potensi yang di miliki nya masing-masing, tingkat pemuda para pengguna narkoba pun insha allah akan berkurang, karena para pengguna narkoba itu rata-rata tidak ada nya wadah penyaluran bakat yang ia miliki, sehingga mereka lari nya ke narkoba untuk membebaskan dirinya dari keresahan nya”, Jelasnya. (Adr)

Bagikan: