Lawan Korupsi Sejak Dini, KPK Dan Pustakaki Lakukan Sosialisasi

BISNIS PURWAKARTA – Untuk mengurangi generasi korupsi di indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dan Komunitas pustakaki kabupaten purwakarta, menggelar sosialisasi yang bertema “Lawan Korupsi Dengan Literasi” , yang bertempat di Yayasan Nurul Yaqin, Bungursari.

Ayi Nurhasanah salah satu guru anti-korupsi (program pencegahan korupsi dari KPK) asal Purwakarta menggandeng komunitas Pustakaki untuk sosialisasi nilai antikorupsi di Purwakarta.

Ayi menuturkan, Sosialisasi dengan tajuk “Lawan Korupsi dengan Literasi ” Ini, tak hanya digelar sekali pada hari tadi, namun maraton menjadi tiga sesi di tempat yang berbeda, Ujarnya, Rabu (6/6/2018).

Pada hari ke-20 Ramadhan ini tak mengurangi semangat anak-anak untuk mengikuti sosialisasi sampai selesai. Begitupun dengan pembicara yang terlihat bersemangat dan tak lelah menyampaikan nilai antikorupsi dan semangat literasi, meskipun sosialisasi tersebut tiga sesi sekaligus dalam satu hari.

“Sosialisasi antikorupsi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebaikan yang akan mencegah pada tindakan korupsi. Salah satunya dengan menyuarakan literasi sebagai cara penerapan nilai antikorupsi”

Sasaran utamanya adalah anak-anak karena kelak yang akan menjadi generasi penerus bangsa adalah anak-anak masa kini Maka harapanya dengan pendidikan antikorupsi melalui sosialisasi ini akan menjadi penahan dan benteng korupsi di masa yang akan datang” ungkap Ayi kepada Bisnispurwakarta.com

Acara sosialisasi dimulai pada pukul pukul 09.30 -10.00 Wib di TK Nurul Yaqin, dilanjut pada pukul 14.00-15.00 Wib di pesantren kilat SD, SMP, SMA Yayasan Nurul Yaqin, dan pada sesi ketiga di TK Srikandi dalam suasana Buka bersama.

Acara tersebut diawali dengan perkenalan, permainan, penjelasan materi utama yaitu “Lawan Korupsi dengan Literasi” melalui dongeng, permainan, menyanyi, ice breaking, dan pelatihan menulis “cerita mini”.

Sebagai penutup ritual yang tak boleh terlupakan semua peserta dan pembicara membuat video kebersamaan dengan teriakan khas KPK “Antikorupsi, Salam Literasi” dan dengan riang bahagia tentunya.

“Penjelasan dan metode edukasi antikorupsinya menarik sehingga anak-anak pun betah belajar dan ketagihan” ungkap Umi ketua yayasan Nurul Yaqin, yang sedang menyaksikan acara berlangsung.

Semoga dengan ada program KPK melalui guru antikorupsi ini dapat melahirkan pemimpin masa depan yang jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Serta takkan terdengar kembali berita tindakan korupsi di kemudian hari, Tutupnya. (Had)

Bagikan: