Sepanjang Jalan Di Sukasari Setiap Malam Minim Penerangan

BISNIS PURWAKARTA – Kurangnya penerangan di sepanjang jalan menuju Kecamatan Sukasari, dikeluhkan warga di sana. Kurangnya perhatian dari pihak pemerintah atas sarana umum jadi hambatan bagi warga Kecamatan Sukasari dalam beraktifitas.

Menurut Tokoh pemuda setempat, Supriyadi (29) warga Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari mengatakan, memang penerangan di sepanjang jalan utama Kecamatan Sukasari, minim akan cahaya.

“Iya betul, kalau malam penerangan jalan disini agak kurang, makanya khawatir pasti ada, apalagi kalau melintas di malam hari. Melihat kejahatan akan timbul ketika situasi tidak kondusif dan gelap,” ujarnya, Selasa (10/7/2018).

Menurutnya, sudah seharusnya Dinas terkait secepatnya melakukan pemasangan lampu di sepanjang jalan utama kecamatan, agar nantinya masyarakat yang melintas ke wilayah ini tidak khawatir dan takut lagi ketika melintas di malam hari.

“Lampu penerang jalan harus secepatnya dipasang. Lampu disepanjang jalan tersebut, selain berguna untuk membantu pencahayaan saat melintas. Hal itu pun dapat meminimalisir tingkat kejahatan,” harapnya.

Selain penerangan jalan umum yang minim, di beberapa titik perlintasan jalan tersebut pun, masih dalam kondisi yang memprihatinkan dengan banyaknya lubangan disepanjang jalan. Desakan warga untuk diadakannya pemasangan penerangan disepanjang jalan itu, guna meminimalisir tingkat kecelakaan yang disebabkan kondisi jalan yang berlubang dan minim akan penerangan.

“Namun untuk meminimalisir tingkat kejahatan, saya sebagai masyarakat berterima kasih kepada pihak kepolisian sektor (Polsek) Sukasari, atas patroli yang dilakukan secara masif ketika malam hari,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Kapolsek Sukasari, AKP Asep Sukarna mengatakan, walaupun penerangan di sepanjang jalur menuju Kecamatan Sukasari masih minim penerangan, namun sejauh ini untuk tingkat kecelakaan pengendara juga kecil angkanya.

“Masih terbilang aman sih untuk kecelakaan. Hal ini memang diketahui bukanlah perlintasan cepat, jadi warga pun masih dapat berhati-hati nantinya. Namun untuk tingkat kemanan dari tidak kejahatan, kami mengantisipasinya dengan melakukan patroli secara rutin dan mengajak warga kembali gencar melakukan Siskamling,” ujar Asep. (Gin)

Bagikan: