Wida Awaliya, Mewakili Purwakarta di Event Kreatif Mojang Jajaka Jawa Barat 2019

BISNIS PURWAKARTA – Cantik, cerdas, berprestasi, dan sukses empat komponen tersebut menjadi dambaan setiap wanita dimanapun. Hal yang paling membanggakan mungkin terletak pada poin bisa menginsiprasi masyarakat sekitar dengan kerja keras dan pencapaian yang sudah di raihnya.

Memiliki paras yang cantik, ‘tak heran jika wanita yang sering disapa Wida ini adalah Mojang Kabupaten Purwakata yang memiliki segudang prestasi. Wida adalah lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada tahun 2018, dengan predikat kelulusan cumlaude. Wida juga mendapat penghargaan wisudawan terbaik Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI pada saat itu, dan sekarang ia sedang melanjutkan pendidikannya di Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana UPI 2018.

Selain itu, wanita cantik yang berumur 21 tahun ini aktif di berbagai organisasi, komunitas dan berbagai kegiatan sosial. Dengan backgroundnya sebagai pegiat seni rupa, maka ‘tak heran kerap kali ia sering memamerkan karyanya dalam event-event kreatif baik kolosal maupun tunggal.

Wida yang berdomisili di Kp. Krajan, Rt. 009/Rw. 004, Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa ini merupakan anggota Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Purwakarta (PMJP) dan sebagai wakil koordinator bidang desain grafis, Komunitas Pena dan Lensa (KOPEL).

Foto: Wida Awaliya. (Red).

Wida  Menuturkan “Pada kesempatan ini saya diberi kepercaya’an untuk mewakili Purwakarta, dalam mengikuti Event Kreatif Mojang Jajaka Jawa Barat 2019. Saya meminta do’a dan dukungannya kepada masyarakat purwakarta, semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk Purwakarta, serta di sehatkan dan diberi kelancaran dalam mengemban amanah ini” . Paparnya, Senin (8/7/19).

Gadis yang memiliki tinggi badan 167 cm ini adalah seorang tenaga pengajar seni budaya, juga sebagai pembina ekstrakurikuler teater di SMAN 1 Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

“Menjadi seorang guru bukanlah sebuah tuntutan pekerjaan, melainkan panggilan hati. Bertemu dengan karakter-karakter baru, saya mulai merasa bahwa hidup itu berarti berjuang. Membagi ilmu adalah amal. Mudah-mudahan ini menjadi tabungan kebaikan dalam hidup saya”

Alhadulillah, sekarang saya sedang fokus merancang tugas akhir untuk meraih gelar magister dengan melakukan penciptaan motif batik yang mengangkat  ikon dan potensi yang ada di Purwakarta. Tuturnya.

Selain itu, lanjut Wida, saya sedang menggarap sebuah media pembelajaran dan permainan “Truth or Dare Cards, edisi Wisata Purwakarta” yang bekerjasama dengan komunitas Urangpurwakarta dan KOPEL.

Sebagai penutup, Wida mengajak kepada pelajar dan pemuda pemudi pada umumnya untuk tetap optimis dalam menggapai cita-cita.

“Teruslah bermimpi setinggi-tingginya. Jangan takut jatuh, karena jika jatuhpun kita akan terjatuh diantara bintang-bintang. Ubahlah kemauan kita menjadi kemampuan, dan bekerjalah dengan ikhlas agar mendapat hasil yang maksimal. Jangan lupa berdo’a dan minta restu orang tua. Salam seni salam budaya! Saya bangga menjadi urang Purwakarta, Purwakarta Istimewa!”. Tegasnya. (Had)

 

Bagikan: